Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penyakit Ganas Ini Merenggut Nyawa Adara Taista, Kenali Tanda-tandanya yang Sering Diabaikan

Penyakit Ganas Ini Merenggut Nyawa Adara Taista, Kenali Tanda-tandanya yang Sering Diabaikan
Misteri penyebab meninggalnya menantu Hatta Rajasa, Adara Taista, akhirnya terungkap.

Menurut koresponden Tribunnews di Tokyo, Adara Taista dikabarkan terserang penyakit kanker kulit.

Diduga penyakit itulah yang membuat tubuh wanita 27 tahun berubah menjadi kurus kering.

Perubahan tersebut dapat dilihat dari beberapa foto yang Adara Taista unggah di Instagram pribadinya.

Adara dikabarkan meninggal dunia Rumah Sakit Moriyama Memorial Tokyo, Jepang.

Jenazah Adara dikabarkan akan diberangkatkan ke Indonesia hari ini.

Nah, seperti apa penyakit kanker kulit yang mematikan itu? Berikut ulasannya:

Dilansir alodokter.com, kanker kulit adalah kelainan pada sel kulit yang disebabkan oleh mutasi pada DNA sel, yang membuat pertumbuhan sel cepat, usia sel lebih panjang dan sel kehilangan sifat dasarnya.

Kanker kulit umumnya terjadi pada bagian kulit yang sering terkena sinar matahari, namun kondisi ini juga dapat terjadi pada bagian kulit yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Gejala Kanker Kulit

Kanker kulit umumnya terjadi pada daerah yang sering terkena sinar matahari seperti pada kulit kepala, wajah, bibir, telinga, leher, dada, lengan, dan tungkai.

Akan tetapi pada beberapa kasus, kanker kulit juga dapat terjadi di daerah yang jarang terkena sinar matahari seperti di telapak tangan dan kaki, bagian bawah jari, bahkan di daerah genital.

Kanker kulit dapat terjadi pada siapa saja, termasuk pada orang yang memiliki warna kulit gelap.

Gejala-gejala kanker kulit berbeda untuk tiap jenisnya.

6 Tanda yang Sering Diabaikan

Jumlah pasien kanker kulit telah meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir.

Biasanya, kanker ini menyerang orang yang berusia di atas 50 tahun.

Namun bukan berarti anak muda tidak berisiko menderita kanker kulit.

Kanker kulit disebabkan oleh radiasi sinar matahari terus-menerus atau bisa juga karena mutasi DNA di sel epitel.

Beruntung sekarang ini teknologi kesehatan sudah semakin maju.

Perawatan telah berkembang sehingga lebih mudah mendapatkan diagnosis tepat.

Meski begitu, penting untuk mengenali gejalanya sedini mungkin.

Kunci untuk menghindari kanker kulit yang lebih ganas adalah dengan deteksi dini.

Untuk itu, kenali 6 tanda kanker kulit berikut ini.

1. Muncul tahi lalat secara tiba-tiba

Munculnya tahi lalat terutama dengan bentuk tidak beraturan merupakan salah satu tanda utama kanker kulit.

Tanda ini paling mudah disadari karena muncul tiba-tiba.

2. Perubahan pada tahi lalat

Perubahan pada tahi lalat yang sudah ada tidak boleh diabaikan.

Para ahli bahkan telah merumuskan aturan ABCDE untuk perubahan bentuk tahi lalat ini.

A untuk asimetri, mengacu pada tahi lalat yang bentuknya tidak simetris.

B untuk batas, yaitu tahi lalat yang batas pada tepinya kurang jelas atau tampak tidak beraturan.

C untuk warna, tahi lalat juga bisa berubah warna seperti menjadi lebih gelap atau berubah menjadi warna biru, merah, merah muda, bahkan abu-abu.

D untuk diameter, tahi lalat yang perlu diwaspadai lebarnya bisa lebih dari 6 milimeter.

E untuk elevasi, yakni tekstur permukaan tahi lalat yang tidak teratur.

3. Luka yang tidak kunjung sembuh

Ketika sel-sel kulit dalam keadaan sehat, dermis dapat meregenerasi dan menyembuhkan luka dalam waktu cepat.

Namun sebaliknya saat sel kulit tidak sehat, kemampuan penyembuhkan menjadi berkurang bahkan luka kecil pun menjadi sulit untuk sembuh.

Jika memiliki luka yang tak kunjung sembuh, bisa jadi merupakan pertanda kanker kulit.

4. Bintik-bintik yang menyebar

Jika bintik-bintik menyebar dari tahi lalat ke kulit di sekitarnya, Anda harus wasapada.

Bisa jadi ini pertanda lain kanker kulit.

5. Kemerahan dan bengkak

Sel-sel ganas memicu peradangan di sekitar tahi lalat.

Biasanya hal ini disertai kemerahan dan gejala mirip iritasi kulit.

Namun kondisi iritasi ini cenderung memburuk setiap hari.

6. Sensitivitas dan rasa sakit

Seorang dokter harus memeriksa tanda-tanda perkembangan sel abnormal seperti gatal terus-menerus, rasa sakit saat disentuh dan iritasi.

Jika Anda merasakan tanda-tanda tersebut, segera periksakan ke dokter untuk mengetahui apakah gejala yang Anda rasakan berkaitan dengan kanker kulit.

Ingat, lebih dini terdeteksi maka lebih mudah pula upaya pengobatannya.


Sumber: Tribunnews

Posting Komentar untuk "Penyakit Ganas Ini Merenggut Nyawa Adara Taista, Kenali Tanda-tandanya yang Sering Diabaikan"